1. Bermain
di kualitas air yang digunakan
2. Jika tambaknya menggunakan sistim central bisa dilakukan
siphon /penginciran air setiap 2 hari sekali, supaya kotoran atau lumpur terbuang. karena
dengan adanya kotoran bakteri vibrio dapat brkembng dengan pesat sehingga kesempatan untuk
menyerang udang lebih tinggi.
3. Untuk recoveray (perbaikan) kualits air tambak, pakan
dipotong dari jumlah biasanya (dilakukan pengurangan pemberian jumlah pakan yang ditebar ke tambak).
4. Menggunkn bakteri jenis bacillus dan lacto pada
pakan, untuk di air tambak udang gunakan bakteri subtillis dan
licheniformis (untuk mendominasi lingkungan), kemudian gunakan bakteri nitrifikasi (untuk mengurai
amonia) serta bakteri rodhobacter (untuk mengurai H2S). Untuk merk probiotik apapun
bisa yang penting ada kandungan bakteri tsb








